

Tentang Muhammad Rahmad
Dr. H. Muhammad Rahmad, S. Ag, S. Par, MM, MITM adalah seorang eksekutif, akademisi, dan praktisi diplomasi ekonomi yang rekam jejaknya membentang lebih dari tiga dekade di persimpangan dunia korporasi, industri pariwisata, dan pelayanan publik. Lahir di Talago, Payakumbuh, Sumatera Barat, pada 5 Januari 1973, ia telah membangun reputasi sebagai figur yang mampu menautkan visi strategis dengan eksekusi praktis — seorang pemimpin yang bergerak dengan sama percaya diri di ruang rapat perusahaan, mimbar akademik, maupun meja perundingan antarnegara.
Perjalanan intelektualnya berlapis dan lintas disiplin. Ia menuntaskan Sarjana Hukum di IAIN "Imam Bonjol" Padang dengan spesialisasi Hukum Ekonomi (Muamalah) dan Pidana (Jinayah), kemudian memperdalam panggilan profesionalnya melalui Sarjana Pariwisata di Institut Pariwisata Trisakti, Jakarta. Wawasan globalnya diasah lewat dua gelar magister yang saling melengkapi — Management Information Technology dari University of Wollongong, Australia, dan Manajemen Pemasaran dari Universitas Krisnadwipayana. Ia telah meraih gelar Doktor Pariwisata dari Institut Pariwisata Trisakti, dan menyandang predikat alumnus PPSA Angkatan XVII Lemhannas RI — sebuah pengakuan atas kapasitas kepemimpinan strategis tingkat nasional. Perpaduan keahlian hukum ekonomi, teknologi informasi, pemasaran, dan pariwisata pada jenjang doktoral inilah yang menjadi fondasi keunggulannya yang khas.
Selama empat belas tahun, Rahmad mengemban peran sebagai CEO dan Direktur Utama di sejumlah perusahaan yang ia bangun dan pimpin. Sebagai CEO Rama Group, ia menakhodai kelompok usaha yang mencakup travel, perhotelan, perdagangan umum, investasi, dan manufaktur, sekaligus memimpin PT. Rama Asia Wisata, PT. Rama Investama Sejahtera, dan PT. Indonesia Cendekia Mandiri (ICMI Travel). Kepemimpinannya melampaui pengelolaan operasional; ia membangun merek, model bisnis, dan sistem — banyak di antaranya kini terdaftar resmi sebagai karya cipta negara. Reputasi korporatnya juga diakui dunia hukum bisnis melalui perannya selama enam tahun sebagai Konsultan Partner Sengketa Bisnis di Nawawi and Partners Law Firm.
Di bidang pariwisata, Rahmad adalah penggerak ekosistem sekaligus penjaga standar industri. Selama dua belas tahun ia menjadi pimpinan, pendiri, dan anggota aktif jaringan asosiasi paling berpengaruh — IATA, KADIN, ASITA, iiNTOA, AITTA, KESTHURI, dan AMPHURI. Ia dipercaya sebagai Sekretaris Jenderal DPP ASITA, dan di sektor haji serta umrah yang menuntut integritas tinggi, ia mengemban amanah sebagai Ketua DPP merangkap Koordinator Wilayah AMPHURI serta Wakil Ketua KESTHURI. Kompetensinya tersertifikasi menyeluruh — dari Tour Leader, Tour Operation, hingga profesional Sabre dan IATA — dan sebagai Asesor Pariwisata Badan Nasional Sertifikasi Profesi RI, ia bahkan turut menentukan standar kompetensi bagi para profesional pariwisata lainnya.
Sebelum dikenal sebagai kapten korporasi, Rahmad menempa diri selama tujuh belas tahun sebagai staf senior di Kedutaan Besar Republik Indonesia, membidangi pariwisata, informasi dan teknologi, public relations, kerjasama ekonomi, serta perindustrian dan perdagangan. Kepercayaan negara padanya kian mendalam: selama empat tahun ia menjadi konseptor penulis pidato Duta Besar RI dan Presiden RI, dan selama tiga tahun mengemban tugas sebagai intelijen ekonomi internasional Badan Intelijen Nasional (BIN) RI. Ia mewakili Indonesia dalam forum-forum bergengsi — delegasi untuk APEC, perundingan ASEAN dan WTO, serta ASEAN Working Group on e-Government — dengan penugasan yang membentang ke lebih dari selusin negara di Asia, Timur Tengah, Eropa, dan Amerika. Pengalaman diplomatik ini memberinya keunggulan langka: memahami pariwisata dan bisnis bukan semata sebagai transaksi, melainkan sebagai instrumen diplomasi dan citra bangsa.
Sebagai akademisi, produktivitas Rahmad mengesankan. Sejak 2024 ia menjadi Dosen Pariwisata di Institut Pariwisata Trisakti. Pada 2025, Rahmad juga memimpin Akademi Pariwisata Gajah Mada sekaligus Editor in Chief beberapa jurnal nasional dan internasional. Rahmad juga mengemban amanah sebagai Direktur Eksekutif Pusat Kajian Pariwisata dan Ekonomi Indonesia, dan mendirikan HaSIM Forum yang beranggotakan hampir 500 akademisi dari 30 lebih negara di dunia. Inilah yang dijadikan Rahmad sebagai landasan riset dan kebijakan. Ia telah menulis 25 buku ber-ISBN — termasuk Tourism 5.0, Pariwisata Holistik, dan Power of Mind yang menyandang predikat National Best Seller — memiliki 20 karya cipta terdaftar, dan menghasilkan puluhan paper internasional, sebagian terindeks Scopus. Rahmad juga aktif sebagai kolumnis di Kompas, Katadata, dan Detik. Suaranya kerap hadir membedah isu-isu strategis pariwisata dan ekonomi nasional.
Yang membedakan Dr. Muhammad Rahmad adalah kemampuannya menyatukan semua peran itu menjadi satu kesatuan visi. Ia membawa disiplin korporasi ke dalam tata kelola pariwisata, integritas amanah ke dalam pelayanan haji dan umrah, ketajaman riset akademik ke dalam pengambilan keputusan bisnis, dan kepekaan diplomatik ke dalam setiap ruang tempat ia melangkah. Dari seorang sarjana hukum di Padang hingga doktor pariwisata, direktur utama, dan pemimpin asosiasi yang karyanya turut membentuk arah pariwisata nasional, ia adalah potret profesional Indonesia paripurna — seorang yang menguasai teori sekaligus praktik, dan menatap pariwisata sebagai jalan bagi Indonesia untuk berdiri sejajar di mata dunia menuju Indonesia Emas 2045.


Contact:
info@muhammadrahmad.com
+62-81282050404
Institut Pariwisata Trisakti
© 2020-2026 Muhammad Rahmad. All rights reserved.
